Firman Creation

Asalamualaikum...wr...wb sblmnya mohon maaf atas pembuatn blog ini,,,,dalam mengikuti perkmbangan apa salahnya kita belajar dan belajar. Buat semuanya saya harapkan keritik dan sarannya.

Pages


Aku sedang memandangmu
di bawah bulan setengah lingkaran
membaca selaksa kata di matamu
menafsirkan sirat cinta.

Maka ketika kau memandangku
aku tahu, kau bulan yang jatuh di wajahku
kau yang selalu di wajahku
menuliskan pendarpendar cahaya

petunjuk bagi langkahku
menelusuri jalan setapak di hatimu
langit yang selalu membukakan pintu
untuk pulang kepakkepak sayapku.

Di bawah bulan yang mengambang
di pematang alis matamu
ribuan kata tertutup embun dan kulihat wajahmu
merunduk menggenggam bulir rindu.

Kiroro Mirae

Q Ingin Pulang KepadaNYA


Segenggam kata, "jika bertanya padaku tentang cinta dan apa yang kamu ketahui tentang hal itu, maka jawab ku murni untuk jiwa kita" .hanya Tuhan lah yang tau.
Kata itu yang telah terucap olehnya, namun hanya waktu yang akan menjawab semuanya.
WAKTU??? menurut q bukan waktu yang akan menjawab semua itu,,tp diri kita sendiri!!!
Kita yang menjalaninya!!! yakin, dan saling meyakinkan, menghargai dan saling menghargai, mengasihi dan saling mengasihi,,percaya dan saling percya. Itu semua pedoman untuk menjalani suatu hubungan.
Jika salah satu hilang apa yg akan terjadi??? inilah yg terjadi saat ini, mungkin pembaca tidak mengerti apa maksud semua ini.
Ada yang hilang darinya, dan semuanya terasa jelas. Jauh dan makin menjauh, seakan dia tidak pernah melihat kebelakang untuk melihat diri ini yang selalu menatapnya yang penuh harap dan keyakinan. Begitu cepat perubahan itu.
Mengingat hari2 sebelumnya, membicarakan hal2 serius untuk ke depanya, namun apa hasilnya?? Sia sia, hancur mungkin itu kata yang cocok untuk dikatakan.
Tidak mengerti apa yang terjadi, tidak percaya hal ini terjadi, semuanya bercampur aduk menjadi satu. kebencian, kesedihan, keputusasaan semua bercampur dalam hati. Hati ingin teriak sekeras kerasnya, ingin ungkapkan semuanya...Agar dia tau.
Mengingat semua ini, rasanya ingin mengatakan seuatu untuknya....Q ingin pulang kepadaNYA, Q ingin di sampingNYA agar q tenang utk selamnya....

Jalan mu sudah kau tempuh, untuk sebuah kebahgiaan bagimu.
Terimakasih karena kau telah menemaniku di jalan yang kita tempuh, kini biarkan q sendiri yang menelusuri jalan ini, walaupun tanpamu dan tanpa siapapun. Karena tujuanku hanya untuk kembali kepadaNYA. 

Untuk 10 januari, yang telah menemaniku dari february 09.

 
29 september 2011

Cinta Anak Remaja Islam

Cinta itu adalah anugerah dari Tuhan kepada semua mahluk ciptaannya. Tuhan menciptakan segala sesuatu itu berpasangan (lihat QS. Ar-rum:21) yaitu Lelaki dengan Perempuan dengan tujuan agar mereka saling mengisi kekurangan dan kelebihan di antara mereka yang pada akhirnya akan tumbuh Cinta dalam hati mereka. Cinta dapat membawa berkah kalau kita bisa mengarahkannya ke jalan yang selalu diridoi oleh Alloh SWT. Tapi cinta juga bisa membawa petaka, kalau cinta itu malah menjerumuskan kalian ke lembah kemaksiatan dan jauh dari norma-norma Agama Islam. Cinta dalam Islam dikenal juga dengan Al-Hubb (Suka, Senang, atau Tertarik).
Tapi kebanyakan dari para remaja terutama anak-anak sekolah, mereka umumnya takut membicarakan masalah “cinta.” Pada umumnya mereka mengira pembahasan cinta adalah perkara-perkara yang “tabu” dan “haram” untuk dibicarakan. Oleh karena itu, mereka merasa kalau cinta penuh dengan dosa dan mereka mengira diri mereka bermaksiat kalau mencintai lawan jenis.
Lalu bagaimana agar Cinta itu bisa mengarahkan kita ke jalan yang diridoi oleh Alloh SWT? Buat anak-anak sekolahan seusia kalian, cinta boleh saja tumbuh dalam hati agar kalian mengenal gimana rasannya jatuh cinta. Namun, kalian harus tetap memiliki prinsip-prinsip hidup yang Islami. Misalnya, kalian boleh mencintai seseorang tapi tetap nggak boleh berpegangan tangan apalagi sampai melakukan hal yang melewati batas. Cinta cukup dirasakan dan diutarakan melalui surat, atau lewat jejaring social seperti facebook. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kalian inginkan di kemudian hari.
Tidak ada larangan dalam percintaan untuk anak sekolah seusia kalian, namun harus tetap berada di jalur Islam. Inilah yang dinamakan Cinta sesuai syariat Islam agar kalian memiliki sebuah kehormatan yang kalian junjung tinggi sehingga orang lain tidak sembarangan menilai diri kalian.
Berikut ada beberapa tips agar kalian bisa fokus di sekolah untuk menggapai cita-cita yang tinggi tanpa terganggu oleh adanya cinta:
  1. Cinta sewajarnya saja, jangan terlalu berlebihan, dan jangan sekali-kali menganggap bahwa cinta harus dilakukan dengan pacaran.
  2. Cinta boleh ada dalam hati kalian. Tapi kalian harus tetap meraih cita-cita. Caranya? Simpan dulu keinginan kalian untuk memikirkan soal cinta dengan rajin belajar dan beraktivitas yang positif untuk meraih cita-cita.
  3. Cinta tidak harus memiliki, jangan terlalu sering berduaan, sering berinteraksi dengan teman-teman yang memang tidak suka membicarakan soal pacaran.
  4. Jauhi pikiran-pikiran Cinta dalam diri kalian dengan sering beraktivitas positif misalnya mengkaji Islam dengan ikut pengajian.
  5. Kendalikan hawa nafsu, misalnya dengan banyak berpuasa.

Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan islam pada masa Rasulullah SAW.

Pertumbuhan ilmu pengetahuan telah terjadi sejak Rasulullah mendakwahkan agama islam, wahyu pertamanya yaitu surat Al – alaq ayat 1 -5 bercerita tentang dasar – dasar ilmu pengetahuan, didalam wahyu tersebut terdapat perintah untuk membaca, Allah pun menegaskan bahwa hakikat ilmu datangnyadari Allah dan awalnya manusia tidak mengetahui apa – apa. Kata Iqra’pada ayat ke-1 surat Al- alaq memiliki makna yang beragam, seperti menelaah, mendalami, meneliti, mengetahui ciri sesuatu, membaca baik teks maupun bukan teks.

Pada masa rasulullah, ilmu pengetahuan lebih banyak berkembang dibidang ilmu-ilmu pokok tentang agama (ushuluddin), dan ilmu akhlak (moral). Akan tetapi ilmu – ilmu lainnya tetap berkembang walaupun tidak sepesat ilmu agama dan akhlak. Saat itu pun mulai terjadi proses pengkajian ilmu yang lebih sistematis, diantaranya dasar – dasar ilmu tafsir yang dikembangkan oleh para sahabat rasulullah.

Diantara ahli tafsir dimasa Rasulullah yaitu  khalifah yang empat (Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali), Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Ubay Ibnu Ka’ab, Zaid Ibnu Tsabit, Abu Musa Al-’Asy’ari dan Abdullah bin Zubair. Dan dari kalangan khalifah empat yang paling banyak dikenal riwayatnya tentang tafsir adalah Ali bin Abi Thalib r.a.

 Ibnu Abbas adalah anak paman Rasulullah SAW, sekaligus murid dari Rasulullah. Ia dikenal sebagai ahli bahasa/penterjemah Al-Qur’an. Dia adalah sahabat yang paling pandai/tahu tentang tafsir Al-Qur’an. Dia mempunyai biografi yang menunjukkan kebolehan ilmunya dan kedudukannya yang tinggi dalam hal penggalian secara mendalam tentang rahasia-rahasia Al-Qur’an.

Selain Ibnu Abbas, sahabat nabi yang termasuk ahli tafsir ialah Ibnu Mas’ud r.a. Ia adalah salah seorang yang pertama masuk Islam pada usia 6 tahun. Dari segi hubungan kenabian ia adalah seorang yang sangat baik dan terdidik. Karena pertimbangan itulah sahabat lain memandangnya sebagai seorang sahabat yang lebih banyak mengetahui bidang Kitabullah Al-Qur’an, mengetahui tentang muhkam dan mutasyabih, halal dan haram.

Selain para ahli tafsir, kaum yang berjasa dalam perkembangan ilmu pengetahuan pada zaman rasulullah yaitu kaum sufi (ahli ilmu). Kaum sufi yaitu kaum yang menyebarkan ajaran islam ke berbagai belahan dunia. Pada zaman rasulullah, mereka mempelajari al-Quran secara langsung dengan Rasulullah s.a.w. mereka adalah orang-orang yang menyediakan dirinya semata-mata untuk Allah s.w.t dan Rasul-Nya.

Al-Quran pada jaman Rasulullah SAW. 
Pengumpulan Al-Qur’an pada zaman Rasulullah SAW ditempuh dengan dua cara:
Pertama
: al Jam’u fis Sudur
yaitu Para sahabat langsung menghafalnya diluar kepala setiap kali Rasulullah SAW menerima wahyu.
Kedua
al Jam’u fis Suthur yaitu menyuruh para sahabat untuk menuliskannya kembali setelah dibacakan oleh Rasulullah. Biasanya sahabat menuliskan Al-Qur’an pada ar-Riqa’ (kulit binatang), al-Likhaf (lempengan batu), al-Aktaf (tulang binatang), al-`Usbu ( pelepah kurma). Sedangkan jumlah sahabat yang menulis Al-Qur’an waktu itu mencapai 40 orang.

Pada zaman Rasulullah
hadits tidak dituliskan sebab:
 a)  Nabi sendiri pernah melarangnya, kecuali bagi sahabat-sahabat tertentu yang diizinkan beliau sebagai catatan pribadi.
 b) Rasulullah berada di tengah-tengah ummat Islam sehingga dirasa tidak sangat perlu untuk dituliskan pada waktu itu.
c) Kemampuan tulis baca di kalangan sahabat sangat terbatas.
d) Ummat Islam sedang dikonsentrasikan kepada al-Qur’an.
e) Kesibukan-kesibukan ummat Islam yang luar biasa dalam menghadapi perjuangan da’wah yang sangat penting.

Perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Rasulullah terus berkembang sampai sekarang, khususnya
dalam bidang ekonomi. Banyak teori tentang ilmu pengetahuan yang sudah ada sejak jaman Rasulullah dan digunakan didalam zaman yang modern seperti sekarang ini, diantaranya teori invisible hands yang berasal dari Nabi Saw dan sangat populer di kalangan ulama. Teori ini berasal dari hadits Nabi Saw. sebagaimana disampaikan oleh Anas RA, sehubungan dengan adanya kenaikan harga-harga barang di kota Madinah. Dalam hadits tersebut diriwayatkan sebagai berikut :
“Harga melambung pada zaman Rasulullah SAW. Orang-orang ketika itu mengajukan saran kepada Rasulullah dengan berkata: “ya Rasulullah hendaklah engkau menetukan harga”. Rasulullah SAW. berkata:”Sesungguhnya Allah-lah yang menetukan harga, yang menahan dan melapangkan dan memberi rezeki. Sangat aku harapkan bahwa kelak aku menemui Allah dalam keadaan tidak seorang pun dari kamu menuntutku tentang kezaliman dalam darah maupun harta.”  
ucapan Nabi Saw itu mengandung pengertian bahwa harga pasar itu sesuai dengan kehendak Allah yang sunnatullah.